Minggu, 22 November 2015

Semangat

Dalam hidup ini, aku merasakan ada rasa aku tak mampu untuk melakukannya tapi ada rasa yang mengatakan bahwa aku harus tetap mampu melakukannya. kadang rasa itu menyulitkan ku sehingga aku tak tahu harus terus berjalan atau aku harus berhenti di tengah jalan. adakalanya aku berharap ada keajaiban datang dengan mudahnya ke diriku tapi kenyataannya berbeda, keajaiban yang datang dengan mudah hanya ada pada skenario-skenario yang tampil di film-film yang biasa kita tonton. keajaiban yang sebenarnya akan datang dengan berliku-likunya perjalanan kehidupan yang telah kita jalanin, entah itu perjalanan yang mulus-mulus saja atau perjalanan yang dihadapi dengan krikil-krikil kecil ditengah perjalanan yang sedang kita hadapi..
semua yang akan kita jalanani tak semuanya berjalan dengan baik, kadang kita pernah merasakan sedih, senang, menangis karena bahagia atau menangis karena kita terjatuh untuk kesekian kalinya. hal itu semua pasti pernah kita rasakan dalam manis pahitnya kehidupan yang kita jalani. semanis apapun kehidupan yang saat ini kamu jalani tak akan berguna bila kalian tak pernah mengucapkan syukur kepada allah. bahkan sebaliknya, sepahit apapun kehidupan yang saat ini kamu jalani tak akan berguna bila kamu hanya terus-terusan menanggis dan meratapi kegagalanmu.
aku bisa menjadi sekuat ini, karena aku sudah mengalami beberapa fase kehidupan yang mungkin tak dapat aku ceritakan ke siapapun. aku mampu berdiri sekuat ini, karena aku masih merasa bahwa aku mampu untuk meraih apa yang aku impikan. aku bisa setegar ini karena aku selalu yakin bahwa Allah selalu mendengarkan doa-doaku.. aku masih tetap berusaha meskipun sudah berkali-kali aku gagal karena aku masih mempunyai orang-orang yang selalu menyakinkan ku bahwa aku mampu untuk terus berjalan meraih impianku....
so,,, tetaplah percaya pada dirimu sendiri hingga kamu bisa meraih kesuksesanmu sendiri :)

Sabtu, 07 November 2015

Galau Part 1

Galauu merupakan hal lumrah yang sering orang alami termasuk aku. sampai saat ini aku masih saja merasakan kegalauan tentang arah dan tujuan hidup yang sampai saat ini belum aku temui titik terangnya. aku merasakan bahwa ini semua bukan lah hal yang ingin aku jalani. bahkan aku juga binggung kepada siapa aku harus berbagi kisah ini. aku yakin tak ada satupun orang yang mengerti tentang keadaan dan situasi yang aku alami sekarang. mereka yang tak mengerti aku akan dengan mudahnya menjudge aku tanpa merasakan apa yang sedang aku rasakan sekarang.
aku mengerti tentang apa yang aku rasakan ini. aku tahu bahwa sampai saat ini aku tak bisa memaafkan orang yang telah membunuh semua mimpi kakakku, aku juga masih menyimpan rasa marah itu terhadap sosok wanita yang telah menghancurkan dan membuat kesedihan dalam keluarga ku. bahkan aku telah memperjuangkan kebahagiaan mereka namun pada akhirnya hanya kekecewaan yang mereka berikan ke aku. aku rela tersingkir demi kepentingannya namun apa inikah balasan dari semuanya....
ku sadari kebencian dan kemarahan adalah salah satu hal yang dibenci oleh Allah. mungkin aku akan bisa memaafkannya namun aku tak tahu butuh waktu berapa lama hatiku akan memaafkannya. aku terluka ketika aku harus berdiam diri tanpa melontarkan satu kata pun untuk membela kakakku.. aku terluka ketika semua ini harus berakhir dengan menyedihkan....aku terluka ketika mereka tak mengertiku namun mereka hanya bisa menjudge ku... aku terluka dalam keadaan seperti ini.... aku ingin merasakan kebahagiaan seperti aku masih berusia 5 tahun lagi sehingga aku tak perlu memikirkan rumitnya menjadi sosok wanita yang beranjak dewasa.....

Jumat, 06 November 2015

Mencoba untuk kesekian kalinya

Malam ini hatiku merasa takut ketika aku harus memulai dan memberanikan diri lagi untuk memasukan surat lamaran kerja ke salah satu bank swasta yang saat ini lagi merekrut calon pegawai barunya.
entah aku lupa sudah berapa kali aku memasukan surat lamaran kerja ke berbagai bank didaerah aku. yang aku rasakan sebenarnya bukan karena takut gagal, tapi aku takut untuk berharap lebih yang mungkin saja harapan itu akan pupus ditengah perjalanan impianku..
saat ini, aku hanya berjalan seolah-olah aku sedang bermain sebebas mungkin agar rasa takut yang timbul dihatiku akan berlalu secepat mungkin. aku tak ingin bermimpi terlalu jauh dan aku tak ingin pula berkhayal terlalu jauh. karena aku pernah bermimpi dan berkhayal tentang itu semua namun kenyataannya aku harus menelan pahitnya air liur ketika aku menerima pengumuman tentang kegagalan dalam mengikuti tes seleksi dari berbagai bank swasta sebelumnya.
aku berusaha selalu mencoba dan aku akan selalu berusaha berlapang dada dengan segala konsekuensi yang nantinya akan hadir didepan mataku.. aku percaya bahwa kerja keras yang aku lalui saat ini pasti akan ada hasilnya dikemudian hari.. 

Senin, 02 November 2015

Laper tengah malem :D

Katanya sih mau diet? tapi apa boleh buat yaa, malam ini perut gue gendangan mulu..
jadi daripada gue mati kelaperan bahkan susah tidur mendingan malam-malam begini osang oseng dulu di dapur untuk membuat nasgor.....hahah
apalagi setelah gue cek dan ricek bahan-bahannya ada di kulkas, waahhh tambah nyaring deh bunyi gendang di perut gue..
Yupzz,,, karena uda laper pake banget akhirnya dengan bahan seadanya dan secepatnya gue langsung nyiapin nasi satu piring, 2 buah sosis sonice, satu telur ayam dan bumbu siap saji yaitu bumbu sajiku nasi goreng dan yang paling utama dan terpenting jangan lupa di taburi boncabe yaa.....
Alhasil,,,,, setelah 10 menit osang oseng di dapur dengan suasana yang senyap akhirnya jadilah nasi gorengnya....
nasi goreng seadanya

Yaaa,,,,begini lah hasil nasi goreng buatan gue sendiri,, rasanya sih enak tapi sedikit agak asin yaa :(
kalau lihat dari foto mungkin agak kurang menarik perhatian orang untuk makan tapi kalau udah nyobain nasgornya pasti,,,,kamu,,,,,kamu ga bakalan mau nyoba lagi.....hahahhaha

My Sweetheart

Pagi itu, hujan menyambut kehadiranmu Sembilan bulan yang ku nantikan dulu Kini berakhir sudah Tangisan merdu dari bibir mungilmu membuat...