Jumat, 30 Oktober 2015

Dinding Putih Tak bersuara


Dinding Putih Tak Bersuara,,
Aku tak tahu harus berbagi kisah ini dengan siapa lagi kecuali dengamu.
Kau yang selalu mengelilingiku dan hanya kau yang selalu setia menjadi tempat ku berbagi...
Dinding putih tak bersuara,
Kau begitu kokoh berdiri tegap di dekatku…
Kau selalu setia melindungiku dari teriknya matahari dan derasnya hujan.
Kau satu-satunya tempat terbaik untuk dijadikan teman curhatku..
Dinding putih tak bersuara….
Banyak kisah yang aku lalui dalam hidup ini..
Dan bagiku hanya kepadamu lah tempat terbaikku untuk mengeluarkan semua keluh kesahku..
Hanya kau tempat aku melampiaskan semua rasa ini. entah itu tangisanku, kemarahanku, kekecewaanku bahkan kesedihanku...
Dinding putih tak bersuara,,, 
kau tahu bahwa aku tak ingin melihat orang-orang disekelilingku sedih dengan keadaan ku bahkan aku percaya bahwa dengan curhat kepadamu hatiku merasa lebih nyaman hingga aku tak butuh orang lain untuk menjadi pendengarku..
Dinding putih tak bersuara...
Aku percaya kau yang terbaik dari semua orang yang terbaik.
kau yang tak pernah melontarkan komentar tajammu hingga kau tak akan pernah melukai perasaanku..
Dinding putih tak bersuara....
Terima kasih karena kau telah menjadi pendengar setiaku.
Meskipun kau tak bisa berbicara padaku namun aku merasa legah karena telah meluapkan isi hatiku ke kamu......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Sweetheart

Pagi itu, hujan menyambut kehadiranmu Sembilan bulan yang ku nantikan dulu Kini berakhir sudah Tangisan merdu dari bibir mungilmu membuat...